sekilas info hewan unik/aneh “tambahan1”


Ikan pari hiu (Rhina ancylostoma), dulu banyak ditemukan di Lautan Pasifik dan Indonesia timur. Kini mahttps://i1.wp.com/upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/4/42/Rhina_ancylostoma.jpg/300px-Rhina_ancylostoma.jpgkin langka karena bersama hiu dan ikan pari lain banyak ditangkap untuk diambil siripnya dan dihidangkan sebagai sup sirik ikan hiu di banyak negara Asia. Photo © Jeremy Stafford-Deitsch

Satu lagi spesies fauna unik. Kali ini tim konservasionis secara tak sengaja menemukan hewan aneh menyerupai jerapah di Taman Nasional Virunga, Congo, Afrika. Keberadaan hewan aneh tersebut sesungguhnya sudah dicurigai sejak tahun 1959. Namun karena jarang terlihat dan sulit dideteksi, maka eksistensi hewan yang dinamakan Okapi ini masih menjadi tanda tanya.

Survei teranyar yang dilakukan WWF dan Institut Congolais pour la Conservation de la Nature (ICCN) telah berhasil menemukan jejak 17 ekor okapi. Berarti okapi memang nyata ada, hanya populasinya kian susah dijumpa.

Bernama latin Okapia johnstoni, mamalia ini endemik hutan hujan Ituri, Afrika. Walau belang-belang hitam putih di tubuhnya mirip zebra, ilmuwan menyatakan bahwa okapi lebih berkerabat dengan jerapah. Keberadaan okapi jarang diketahui orang di luar Kongo. Baru pada 1901, sejumlah pemerhati lingkungan menemukannya, namun itu pun masih sangat sedikit.

Warna dasar okapi adalah hitam dengan garis-garis putih pada bagian kaki belakangnya. Dari jauh sepintas okapi mirip zebra. Warna belang ini disinyalir sebagai alat identifikasi induk okapi terhadap anaknya. Selain itu juga berfungsi sebagai kamuflase bagi hewan pemangsanya.
Bentuk tubuhnya sendiri mirip jerapah, tapi dengan leher sedikit lebih pendek. Ciri khas okapi lainnya adalah lidahnya yang berwarna biru dan sangat panjang. Cukup panjang hingga mampu menggapai matanya. Dengan lidah ini okapi membersihkan mata dan telinganya. Selain itu okapi juga memiliki pendengaran yang sangat tajam untuk mendeteksi keberadaan predator utama mereka, singa.

Panjang tubuh okapo antara 2-2,5 meter dengan berat 200-250 kilogram. Mamalia unik ini memangsa dedaunan, rumput, buah dan jamur. Mereka adalah hewan nokturnal, mencari makan di malam hari. Masa mengandungnya 420-450 hari. Bayi okapi lahir dengan bobot 14-30 kilogram. Lama tidur yang dibutuhkan okapi hanya lima menit saja dalam satu hari. Benar-benar hewan unik yang sangat langka.

berikut ini hewan laut aneh::

Katak Ungu dan Lele Kerdil Muncul di Suriname

Katak berwarna ungu dari genus Atelopus merupakan satu di antara 24 spesies baru yang ditemukan di kawasan Pegunungan Nassau di Suriname.

PARAMARIBO, SELASA – Seekor katak yang tubuhnya berwarna ungu menyala dan sejenis lele yang kerdil dan bermoncong besar adalah di antara 24 spesies baru yang ditemukan di Suriname, Amerika Selatan. Mereka ditemukan selama ekspedisi ilmiah yang berlangsung tahun 2005 lalu.

Setidaknya ditemukan 2 jenis katak baru, 6 jenis ikan, 12 jenis kumbang tahi, 1 jenis semut, dan 3 jenis lainnya yang tidak disebutkan. Seekor katak yang tubuhnya unik dengan warna ungu menyala diperkirakan dari genus Atolepus. Sedangkan sejenis ikan lele yang berukuran panjang 5 centimeter dan besar moncong yang tidak proporsional dengan ukuran tubuhnya termasuk dalam genus Guyanancistrus.

Para ilmuwan menemukan spesies-spesies itu selama ekspedisi yang dilakukan organisasi nonprofit dari AS Conservation International (CI). Jurubicara CI Tom Cohen menyatakan ekspedisi tersebut dilakukan untuk menguak kekayaan hutan rimba dan rawa-rawa di Dataran Tinggi Lely di Pegunungan Nassau yang berada 108 kilometer bagian tenggara ibukota Suriname, Paramaribo.

Dengan adanya temuan-temuan ini, para ilmuwan menyuarakan pentingnya manajemen konservasi yang lebih baik di daerah tersebut. Sebab, di kawasan pelosok yang belum memperoleh status dilindungi itu banyak ditemuai praktik perburuan liar dan tambang ilegal berskala kecil yang mengancam kerusakan lingkungan.

Sampai sekarang belum diketahui apakah penemuan ini berpengaruh terhadap rencana pembukaan tambang bauksit di sana. Sebab, ekspedisi ini sendiri disponsori dua perusahaan tambang, yakni Suriname Aluminium Company dan BHP Biliton Maatschappij, yang akan mengeksplorasi bijih aluminium itu. Namun, menurut CI, kedua perusahaan yang saat ini telah memperoleh hak konsesi penambangan emas dari pemerintah Suriname di kawasan tersebut akan memasukkan hasil ekspedisi dalam studi dampak lingkungannya.


Seekor Katak Menolong Tikus di Tengah Banjir

Seekor tikus yang terjebak banjir digendong katak di Lucknow, bagian utara India.

LUCKNOW, JUMAT – Entah karena telah berteman sejak lama atau hanya kebetulan seekor katak menggendong seekor tikus di tengah kepungan banjir. Peristiwa langka yang sempat terekam kamera di Lucknow, sebuah kota bagian utara India, Jumat (30/6) terjadi di awal turunnya hujan musiman.

Di beberapa wilayah India yang juga mengalami musim kering, katak adalah salah satu hewan yang mendapat tempat. Menurut Kantor Berita Indo-Asia, penduduk beberapa desa di India memiliki kebiasaan menggelar upacara pernikahan kodok.

Kedua ekor katak diberkati dengan pewarna merah di dahi dan kunyit, seperti layaknya manusia yang dinikahkan. Katak jantan dan betina yang dinikahkan kemudian dilepas ke kolam khusus yang dianggap sebagai hadiah bulan madunya.

“Jika kami melakukannya, Varuna atau dewa laut akan memberkati kami dengan hujan,” kata Beni Prasad, seorang petani di Desa Khapa.

Hujan musim yang dipicu angin monsoon (muson) yang rutin datang setiap tahun menyebabkan banjir dan tanah longsor di wilayah India. Sejauh ini dilaporkan 30 orang menjadi korban keganasan alam.

Bahkan setahun lalu banjir bandang di Bombay sempat menimbulkan korban sekitar 1.000 orang. Hujan besar yang datang beberapa hari terakhir menimbulkan kekhawatiran karena menyebabkan banjir setinggi lutut di kota berpenduduk 17 juta jiwa.

__________________

Default

Seekor Gajah di Korea Bisa Berbicara

Gajah berusia 16 tahun bernama Kosik di taman hiburan Everland di Yongun, Korea Selatan bisa menirukan kata-kata pawangnya.

SEOUL, SENIN – Ia bukanlah Dumbo Si Gajah Terbang, tokoh kartun Disney yang juga mampu berbicara layaknya manusia. Namun, seekor gajah jantan berusia 16 tahun di Korea Selatan dapat mengeluarkan suara yang mirip dengan empat kata dalam bahasa Korea yang berarti duduk, tidak, ya, dan berbaring.

Gajah bernama Kosik yang tinggal di taman hiburan Everland itu mengeluarkan kata-kata tersebut dengan cara meletakkan belalai di mulutnya dan menggoyangnya saat menghembuskan napas. Namun, belum dapat dipastikan apakah Kosik mengetahui arti dari kata-kata yang diucapkannya.

“Sulit bagi saya untuk mempercayainya ketika mengetahui pertama kali,” kata Kim Jong-gap, pawang yang menangani Kosik selama 10 tahun. Ia mendengar suara Kosik yang mirip dengan ucapan untuk pertama kalinya pada 2 tahun lalu.

“Saya tahu Kosik mengatakan sesuatu, lalu saya menyadari bahwa ia menirukan kata-kata saya,” katanya. Telah ada penelitian yang menunjukkan bahwa gajah dapat menirukan suara, namun baru kali ini ada klaim bahwa Kosik dapat meniru suara manusia.

Dalam sebuah penelitian yang dimuat jurnal Nature setahun lalu, para peneliti menemukan bahwa gajah dapat belajar menirukan suara dalam hal ini suara truk. Kali ini, hasil pengukuran spektogram menunjukkan bahwa frekuensi suara yang dikeluarkan Kosik saat mengucapkan kata-kata tersebut mirip dengan suara pawangnya.

“Kami menduga Kosik belajar bicara karena ia menghabiskan waktu yang lama bersama pawangnya,” kata Kwon Su-wan, kepala taman hiburan. Pihaknya akan mempelajari lebih lanjut melibatkan pawang, dokter hewan, dan para ilmuwan untuk memastikan apakah Kosik memahami arti dari kata-kata yang diucapkannya.

Kosik memamerkan kemampuannya di depan publik mulai hari Sabtu (9/9) dalam taman hiburan yang terletak di Yongin, sekitar 48 kilometer sebelah Selatan Seoul.

__________________


gajah kheeng's Avatar

Default

Hewan Eksotis Di hutan tanzania

seekor bush baby kerdil zanzibar
Lebih dari 160 spesies hewan berhasil didokumentasikan para ilmuwan dari kawasan Gunung Rubeho di Tanzania. Di antaranya terdapat spesies katak baru dan 11 spesies endemik yang hanya ditemukan di wilayah tersebut.

Sejumlah peneliti yang tergabung dalam tim internasional menggunakan kamera tersembunyi, perekam suara, dan teknik pelacakan untuk mempelajari keragaman hayati di sana. Kamera tersembunyi yang dikendalikan jarak jauh berhasil menangkap pergerakan hewan-hewan mamalia, misalnya duiker merah (Cephalopus natalensis) dan galago kerdil (Galagoides orinus).

Duiker merupakan mamalia yang memiliki postur tubuh mirip dengan kijang tanpa tanduk. Sedangkan galago yang juga disebut bush baby berukuran kecil dan bermata besar seperti koala tapi kerdil. Galago tergolong hewan nokturnal yang aktif di malam hari.

Di kawasan tersebut juga ditemukan spesies endemik lain seperti dua jenis bunglon, seekor bush baby Zanzibar, sejenis tikus bermoncong panjang (Rhynchocyon cirnel), dan burung Akalat Ukwiva.

Di sebuah desa terdekat, para peneliti menemukan spesies katak baru yang diberi nama Arthroleptis nikeae. Hewan amfibi ini berukuran kurang dari 5 centimeter dan memiliki kulit berwarna cokelat dan lembut.

Selain menemukan keragaman hayati di wilayah tersebut, para peneliti juga mengingatkan kerusakan hutan yang disebabkan aktivitas manusia. Di salah satu bagian, sekitar 200 kilometer persegi hutan alam telah dibuka untuk lahan pertanian kopi dan tembakau. Sedangkan di bagian lainnya terlihat aktivitas perburuan dan penebangan liar.

“Hanya dengan menyurvei salah satu sisi hutan, kami menemukan seekor katak yang belum diketahui sebelumnya,” kata Nike Doggart dari Tanzania Forest Conservation Group yang juga menjadi penulis utama laporan di African Journal of Ecology.

Upaya perlindungan terhadap hutan di wilayah tersebut penting dilakukan untuk memastikan kelestarian alam dan kesejahteraan manusia di masa depan. Pohon-pohon di hutan merupakan penyerap dan pemasok air bagi dua sungai besar yang menjadi sumber air masyarakat sekitarnya. Aliran sunga juga menjadi sumber pemutar kincir yang menghasilkan listrik di sana.

__________________

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: