Pecahan Meteor Wisconsin Ditemukan


Pecahan Meteor Wisconsin Ditemukan
Fragmen mengandung magnesium, besi, silica, termasuk mineral umum: olivine dan pyroxene.
Pecahan meteor yang ditemukan di barat Madison Wisconsin (University of Wisconsin-Madison)

VIVAnews – Sebuah fragmen yang diduga merupakan pecahan sebuah meteor ditemukan di barat daya negara bagian Wisconsin, Amerika Serikat (AS), Sabtu 18 April 2010. Para ilmuwan menduga batu tersebut merupakan bagian dari meteor yang melintas di langit wilayah Midwest pada Rabu lalu.

Fragmen tersebut memiliki bobot 7,5 gram dan memiliki panjang sekitar 5 cm. Pecahan meteor terdiri dari mineral berwarna abu-abu, putih, dan kemerahan. Sementara sisi lainnya diselubungi kerak fusi yang berwarna gelap, yang terbentuk ketika meteor terbakar saat melintasi lapisan atmosfir.

Pakar meteor dari Geosciences Department, University of Wisconsin-Madison, Noriko Kita dan Takayuki Ushikubo, menganalisa pecahan meteor itu menggunakan mikrosokop dan spectrometer sinar-X.

Menurut situs Universitas itu, para peneliti mendapati komposisi permukaan mineral meteor itu terdiri atas kompon yang mengandung magnesium, besi, silica, termasuk mineral umum: olivine dan pyroxene.

Selain itu, ditemui pula logam besi-nikel dan besi sulfida, yang sering dijumpai di meteorit-meteorit primitif. Berdasarkan tes awal, meteor tersebut diperkirakan berasal dari sabuk asteroid berukuran luas antara Planet Mars dan Yupiter.

Fragmen meteor itu sendiri ditemukan pada Kamis pagi, oleh seorang petani di bagian barat Madison, bernama Valley. Ia mengaku menemukan pecahan meteor itu di atap gubuknya. Valley meminjamkan fragmen meteor itu  kepada tim peneliti universitas untuk diteliti selama dua jam.

Sebelumya meteor tersebut melintasi langit wilayah Midwest, meliputi 12 negara bagian utara-tengah AS, termasuk Wisconsin, pada pukul 10 malam waktu setempat, Rabu lalu.

Pancaran sinar benda langit saat menumbuk atmosfer Bumi itu disaksikan oleh warga Wisconsin selatan dan Iowa utara hingga Missouri bagian tengah. Ledakannya sempat memicu panggilan 911 di sepanjang enam negara bagian di Amerika Serikat.

Menurut Space.com, pakar NASA memperkirakan ledakan itu setara dengan ledakan 20 ton bom TNT, sehingga memporakporandakan meteor induk yang diperkirakan berukuran sekitar 3,3 feet atau 1 meter. (ina)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: