Kepiting Strawberry


Stroberi bercapit dari laut

Dialah kepiting stroberi. Di dunia kepiting, dia adalah pendatang baru. Jenis ini ditemukan oleh Prof. Ho ing dari Taiwan, bulan Juni tahun 2009. Saat itu, ia sedang melakukan penelitian di Pantai Chialoshui, Taiwan. Namun, ia tidak berani mengumumkannya cepat-cepat, karena harus betul-betul meneliti jenisnya dulu. Setelah memeriksa data 10.000 jenis kepiting. Barulah ia berani mengatakan, kalau  ini kepitng jenis baru. Hm, maksudnya baru ditemukan. Melihat cangkangnya mirip buah stroberi, kepiting itu lalu dinamai kepiting stoberi.https://i0.wp.com/www.mediaindonesia.com/spaw/uploads/images/article/image/20100106_082946_piting.jpg

Oya, Prof Ho adalah seorang ahli biologi dari National Taiwan Ocean Universiy. Waktu itu ia menemukan 2 ekor kepiting stroberi betina. Sayang, salah satu kepiting itu ditemukan dalam keadaan mati. Ukuran kepiting ini tidak terlalu besar. Kira-kira 2,5 cm. Hasil penelitian para hli biologi itu, kepiting ini mirip dengan kepiting merah dari spesies Neoliomera pubescens.

Bedanya, cangkang si stroberi ini seperti kerang dan lebih lebar. Kepiting jenis ini hidup di daerah Hawaii, Polynesia, dan Mauritius. Kalau sudah dewasa, kepiting ini bisa mencapai ukuran 5 cm. Kepiting ini bisa makan apa saja, atau dikenal dengan hewan omnivora. Tapi ia paling suka makan ganggang laut. Hmm, tapi sayang sekali, akhirnya kepiting temuan Prof Ho ini mati semua, kemungkinan karena mereka hidup di laut yang tercemar polusi. Kasihan ya!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: